Skip to content

Batagor

Februari 11, 2012

Siapa yang gak suka batagor? Jajanan pinggir jalan favorit, terutama waktu kuliah di Bandung dulu. Pertama kali mencoba membuat batagor adalah dengan menggoreng siomai, bad idea. Batagor itu lebih pada hakau yang digoreng daripada siomai.

Dimana siomai Indonesia itu adalah bastard son dari 燒麥 (shaomai – Beijing), batagor itu adalah versi Jawa Barat dari hakau yang lebih mendekati versi aslinya dibanding siomai Indonesia karena menggunakan kulit pian sit.

Gak tau deh sejarahnya hakau bisa jadi salah satu hidangan khas Jawa Barat ini, mungkin ada warga Tionghoa lagi bikin hakau dan gak sengaja kecebur di pengorengan dan ketumpahan saos kacang. c’est la vie.

Cukup cerita ga’ jelasnya, mari kita masak!

Bahan-bahan:

  • Udang secukupnya (100 – 200gr)
  • Daging ayam secukupnya (100gr)
  • 1 cangkir Tepung maizena
  • 1 batang Daun bawang, cincang halus.
  • 1 buah telur
  • 1 buah tahu besar
  • 50ml minyak sayur
  • 10 buah kulit pian sit (pangsit)
  • 200gr kacang tanah
  • 1/3 blok gula Jawa
  • 2 buah kemiri
  • garam & merica secukupnya

Let’s Get Cooking!!

Lepas kulit udang, keluarkan blendermu dan pasang alat cincang halusnya. Masukkan daging ayam dan udang, garam dan 1sdt minyak sayur lalu cincang dengan blender. Tidak perlu terlalu halus, yang penting tercampur. Masukkan hasil cincang ke dalam mangkok besar, tambahkan tepung maizena, 1sdm minyak sayur, 1 buah telur, dan daun bawang yang sudah dicincang halus. Aduk hingga adonan mengental.

Ambil kulit pangsit. Jangan dibikin bulat seperti di foto (lupa kalau bikin batagor dan bukan hakau) karena batagor lebih besar kulit pangsit akan lebih bagus *crunchy*.

Bikin huruf O dengan jari telunjuk dan jempol kirimu, letakkan kulit pangsit diatasnya, masukkan adonan ke tengah dan tekan kebawah pelan2 sehingga menjadi bentuk kantong. Oles kan sedikit minyak sayur di sekeliling dinding luar kulit pangsit sehingga menempel dan tidak lepas. Buat 10 buah kantong dan sisakan adonan untuk tahu.

Untuk tahu, buatlah sebuah lubang kotak pada tahu, korek pake sendok aja biar gampang. Tuang sisa adonan dalam lubang di tahu lalu tutup kembali dengan sisa tahu dari hasil membuat lubang.

Panaskan panci pengukus dan kukus kantong-kantong berisi adonan selama 10 menit, dan 15 menit untuk tahu.

Setelah semua selesai dikukus, panaskan pengorengan. Pastikan tahu dipotong-potong dahulu sebelum digoreng. Goreng hingga kecoklatan dengan api yang kecil.

Untuk saus kacang, uleg kacang tanah yang telah disangrai bersama gula Jawa, garam dan kemiri hingga halus, lalu tambahkan air sedikit demi sedikit. Uleg hingga saus kental. Sajikan saus diatas batagor. Enjoy.

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: