Skip to content

Tips: Mempersiapkan Kepiting Hidup

November 7, 2010

Disclaimer: Gambar di posting ini bukan untuk anda yang gampang mual.

Membeli dari Nelayan di Ancol

Sudah 2 kali saya posting resep memasak kepiting, namun belu pernah posting soal preparasi kepiting, apalagi kepiting hidup tangkapan dari laut. Makanan laut memang paling enak kalau disantap segar, baik itu ikan, udang, maupun kepiting. Jadi saya sarankan membeli kepiting yang hidup jika anda ingin mendapatkan hidangan seafood yang segar.

Kepiting/rajungan hidup susah sekali ditemukan di pasar tradisional apalagi supermarket, terlebihnya sebagian besar tak menjual kepiting. Saya sendiri suka membeli langsung dari nelayan, kebetulan kalau Minggu pagi dengan keluarga sering pergi ke Ancol dimana dapat membeli langsung dari anjungan dermaga disana. Hal yang serupa saya lakukan juga saat berada di daerah Pemalang, dimana membeli dari nelayan dipastikan kepiting masih hidup dan murah.

Rika dan salah satu kepiting yang kami beli

Seekor kepiting betina dijual seharga 10 ribu rupiah (bertelur maupun tidak), dan jantan kurang lebih 15-25 ribu rupiah. Bandingkan dengan beli di restoran yang setelah dimasak bisa 3x lipat harganya atau lebih. Hari Minggu yang lalu saya membeli beberapa kepiting betina, 3 ekor seharga 25 ribu.

Jika sang nelayan membungkus kepiting dalam kantong plastik, beri lubang agar mereka dapat bernafas. Jangan taruh mereka dalam lemari es sesampai dirumah, masukkan kedalam bak atau panci berisi air garam.

Siapkan sikat dan pisau golok (cleaver) untuk membersihkan kepiting.

Kepiting walau lezat, bukan termasuk binatang yang bersih. Bisa dibilang mereka suka sekali di daerah laut yang kotor, jadi bersihkan dulu mereka denan sikat. Angkat kepiting, balikkan, lalu ketuk cangkangnya dibagian dekat dengan mata ke meja. Jangan terlalu keras. Ini cukup membuat kepiting mabok dan teler. Sikat seluruh badannya, cangkang atas, capit, dan bagian bawahnya.

Mematikan Kepiting
Untuk memulai mempersiapkan kepiting, jangan mematikannya dengan merebus atau langsung memotongnya. Agar berkah dan berperi-kepitingan (halah), ketok cangkang kepiting 2-3 kali hingga ia pingsan. Tanda-tanda ia pingsan tentunya kaki ekor tidak bergerak dan tidak ada gerakan.

Jika sudah pingsan, buka tali yang mengikat capit (kalau dia belum pingsan, siap-siap teriak dicapit kepiting, hihihi), dan letakkan kepiting di balok talenan untuk memotong. Dengan pisau cleaver, sisipkan bagian tajam pisau diantara cangkang dan kaki, lalu angkat cangkang dengan mengangkat cleaver keatas (sambil membaca basmallah), cangkang akan terbuka. Kepiting akan langsung koit. Kalau anda sering membuka tiram, ini soal kecil, metodenya kurang lebih sama tapi pisaunya saja yang besar.

Bersihkan kepiting dengan membuang organ tubuhnya. Sebagian besar berada di cangkangnya, sisanya berupa insang dibadan. Buang itu semua (kecuali anda doyan). Potong kepiting tepat ditengahnya menjadi dua bagian. Buang semua lendir dan bagian yang berwarna coklat saja.

Potong potongan kepiting menjadi dua (satu bagian capit dan 1 kaki, satu bagian lagi 2 kaki dan 1 kaki ekor). Rendam kepiting dalam air bersih dan masak selama 5 menit, angkat.

Kepiting kini sudah bersih dan siap diolah menjadi masakan apa saja. Selamat memasak.πŸ™‚

Saksikan Resep Video Happy Tummy:

9 Komentar leave one →
  1. Venussia permalink
    November 18, 2010 6:09 AM

    Wah, serem juga ya caranya mempersiapkan kepiting hidup, saya bisanya cuma langsung masukin ke panci air mendidih dan setelah itu baru dibuka. Bedanya apa ya?

    • Chandra Marsono permalink*
      Desember 1, 2010 2:45 PM

      Hi Venussia,
      Bedanya kalau direbus dulu baru dipotong, kotorannya meresap kedalam daging, kalau kita potong fresh, kita masih bisa bersihkan.πŸ™‚

  2. Desember 1, 2010 3:12 AM

    Yes, tapping the head of the crab makes them faint and is considered to be the humane way of killing it.πŸ™‚

  3. ayu permalink
    Mei 20, 2011 6:48 PM

    sudah lama saya bertanya2… bagaimana cara membuat kepiting… tewas tanpa menyiksanya. Makasih sudah memberi tahu.

    • Chandra Marsono permalink*
      Juni 4, 2011 2:21 PM

      You are welcome…

  4. nia permalink
    Agustus 16, 2011 12:13 AM

    bagaimana caranya membersihkan kepiting petelur tanpa memisahkan telur dr badannya??mhn share ilmuny.tks

    • Chandra Marsono permalink*
      November 3, 2011 9:39 PM

      Aku sih dicuci aja dan membuang bagian2 yang gak aku pengenin pakai tangan dengan hati2 agar gak nyopot telurnya. Nantinya juga tergantung pada cara masaknya, kalau mau tetep nempel ya gulung2 aja kepiting dengan tepung sebelum digoreng.

  5. Mei 28, 2013 3:20 PM

    weekand ini rencana mu masak kepiting saus padang, ternyata cukup repot ya bersihkan nya, sy msh bingung bagian mana yg musti di buang bagian dalam nya, taunya tinggal mkn, kalo di restoran gtu kelihatan nya ko masih utuh ya heheπŸ˜€,

  6. Rony Airman97 permalink
    Desember 14, 2013 6:33 AM

    Thanks for sharing nya pak, sangat bermanfaat mengingat sy hobby makan kepiting dan suka masak sendiri kepitingnya….kepiting timika mantabs pak…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: