Skip to content

Orange Chicken

Agustus 29, 2006

Dulu waktu kuliah di Belanda, aku suka banget makan di restoran “Charlie Chiu” di stasiun trem. Salah satu menu favorit adalah Orange Duck. Saking sukanya, aku sampai berteman dengan koki restoran itu (yg kebetulan juga cantik… hehehehe) dan dapat deh aku resepnya.
Karena daging bebek susah masaknya, aku substitute dengan ayam. Aku udah lama ngga’ buat hidangan ini, mungkin minggu-minggu ini akan coba kalo ada waktu.



Let’s Get Started!!
Untuk hidangan ini, kamu butuh:
1 sdt minyak wijen
1 irisan ginger (ginger tuh lengkoas apa jahe ya?? lupa bahasa Indonesianya)
1 dada ayam tanpa tulang
1 gelas orange juice/lemon juice
1/4 gelas madu
2 sdm kecap asin
2 sdm tepung jagung (maizena)
1 sdm mustard (itu tuh yg kuning di hotdog, temennya saos tomat)
1 buah jeruk atau lemon
1 cangkir baking soda

Let’s Start Cookin!
Pakai celemeknya ibu-ibu… yak mulai!

  1. Pertama, masukkan baking soda dan 250ml air panas ke dalam satu mangkok. Silahkan tambah kulit jeruk dan royco kalau mau. Celupin ayam dan tutup mangkok dengan cling foil. Biarin 1 jam.
  2. Next, jeruk atau lemon diiris 2mm bulet-bulet.
  3. Siapkan saus. Campur orange juice, madu, kecap asin, tepung maizena dan mustard. Aduk hingga kental.
  4. Siapin Wok. Potong ayam jadi dadu atau fillet. Goreng ginger (masih lupa nih namanya apa) selama 30 detik dan masukkan potongan ayam. Masak sampai 1/2 matang
  5. Masukkan saus kedalam wok bersama ayam dan masak hingga kental.
  6. Masukan 1/2 dari potongan jeruk dan biarkan sebentar, lalu angkat.
  7. Taruh sisa potongan jeruk diatas piring dan taruh masakan diatasnya.
  8. Makan deh!

BONUS!!!!
Also known as the “Astrid Hapsari Touch”, an Indonesian Warrior Princess stuck in the jungles of Canada, beliau menyarankan daging ayam digulir tepung panir atau tempung tempura dan digoreng 5 menit. Must try it this way. Thanks Astrid!!

2 Komentar leave one →
  1. Grace Toban permalink
    Juli 21, 2012 8:29 AM

    Halo Pak Chandra,
    Saya dapat link ini dari TUM loh…
    Btw mau tanya, jika ayam dicampur tepung panir dulu, berarti urutannya seperti ini:
    -Ayam dibalur dgn campuran baking soda+air panas+kulit jeruk+royco diamkan 1 jam
    -Lalu dicampur tepung panir,
    -Panaskan wajan, goreng jahe, lalu masukkan ayam balut tepung tadi (?)
    Is it work this way?

    Untuk menggoreng ginger aka jahe, diperlukan minyak atau margarin? Jumlahnya?

    Anyway, inspirational blog, tfs for all recipes.
    Banyakin dong resep yang bersahabat di kantong, ehehe…thanks🙂

    • Chandra Marsono permalink*
      Agustus 10, 2012 4:23 PM

      Betul untuk pertanyaan pertama, tapi setelah lama saya sekarang lebih suka cara infuse, yaitu mengukus ayam dengan jahe sebelum digoreng, biar lebing ngerecep…
      Jatuhnya ke selera sih, saya untuk goreng jahe sukanya minyak karena menurut saya aromanya keluar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: